Langsung ke konten utama

It's means FRIENDSHIP..

seorang sahabat mengirimkan email ini padaku dua hari yang lalu, dan baru sempat aku baca pagi ini dikantor.. betapa terharunya membaca email darinya..



Dear EW
15 tahun bukan waktu yang sebentar untuk menguji waktu dalam persahabatan. 15 tahun waktu yang sekiranya cukup untuk menyebut seseorang menjadi sahabat. Dan seseorang itu buat saya adalah seorang gadis remaja dalam celana pendek dan membawa bola basket. 
15 tahun yang lalu ia adalah seorang gadis polos yang ngeri melihat benda bernama lipstik, namun waktu berganti,  gadis itu kini tumbuh menjadi seorang wanita dewasa dalam baju seragam PNS yang menunjukkan jabatan dan dedikasinya pada negara. Kini gadis itu telah memakai lipstik yg dulu dimusuhinya, rambutnya tergerai sebahu dan sorot matanya masih ceria seperti dulu.

Tak terhitung fase hidup yang telah ia lalui, tangis dan tawa, bahagia juga luka, kehilangan lalu menemukan, mentari dan rembulan, dan aku disini tetap sebagai pendengar yang setia. Aku tetap mengaguminya, seringkali tanpa banyak kata kami bercerita lewat angin, kadang lewat hujan, terkadang lewat petir yang menyambar.

Tak pernah ia memandangku remeh, tak pernah ia menyalahkan atas dosa dosa dalam fase perjalanan hidupku. Kami jauh, namun entah bagaimana tetap merasa dekat. Karena sungguh aku pun tahu, kapan pun ada hal yg perlu dibagi, ia akan ada disana, dengan sayap peraknya, mendengarkan dengan diam dan senyum, memberi saran dan tetap menjadi teman.

Banyak cinta yang menghampiri, namun pergi lagi, namun ia tetap berjalan sendiri dengan tegar dan keyakinan penuh bahwa setelah gelap pasti ada terang, bahwa setelah tangis airmata akan tersusut oleh cinta kepada Tuhan.

Dia lah Yuspyieni Ewang, gadis yang telah bertransformasi dalam cahaya Tuhan,menjadi bintang dalam banyak kehidupan orang lain, meski tetap ia kerap merasa sendiri di tengah keramaian. Dia yuspieni ewang, sahabatku, sejak 15 tahun yang lalu.
-Gita Lidya Natsir-

seorang sahabat menaruh kasih dalam setiap waktu
dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran
(Amsal 17:17)

Komentar