Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Toraja

Secangkir Kopi ..

yang penting udah minum kopi, biar nggak sarapan nasi pasti bapak kuat sampai makan siang.. -bapak- mungkin udah jadi kebiasaan orang toraja, kalo sarapan pagi nggak akan komplit tanpa kopi.. udah tiga puluh tahun ngeliat pemandangan yang sama setiap paginya di ruang tamu. secangkir kopi panas! kadang di temani pisang goreng atau jajanan pasar, kadang hampa tanpa apa-apa.. waktu nyokap masih ada, ini adalah tanggung jawabnya! sejak dia pulang ke surga, ini jadi hal yang sangat penting buatku, setiap pagi sekitar jam tujuh dan sore hari setiap jam tiga sore.. minum kopi = saatnya berbagi kisah!! biarkan bapak meneguk kopinya perlahan-lahan dan dia akan bercerita sepanjang gelas kopinya masih terpajang dimeja walaupun sudah kosong melompong!! ada saja yang membuat tertawa, meskipun kisah itu udah berulang kali diceritakan!! momen yang selalu menyenangkan!! dan saat ini bukan cuma bapak yang candu kopi toraja, aku ma yuna (ade aku) adalah penikmat kopi toraja! kat...

Peringatan Injil Masuk Toraja (IMT-100Thn) Sangatta

salama saratu (salam 100) aaiiiiihhhiiiiiiiiii... aaiiiiihhhiiiiiiiiii... tolepi,,.. aaiiiiihhhiiiiiiiii... Pawai Obor IMT 100 Tahun, Sangatta DASYAT banget!! WOW!! kali ini cettaarrrrr membahana,, secara yah yang meoli (berteriak dengan sukacita) ribuan orang. jujur aja, rasanya 'sesuatu banget' antara bangga, terharu, takjub nyatu jadi satu.. tadinya sih nggak pengen tau dan nggak mau tau, walopun di gereja udah di gembor-gemborin kalo bakal ada peringatan Injil Masuk Toraja dan bertepatan dengan ulang tahun gereja Toraja yang ke 100 tahun, dalam hati aku cuma bilang, paling acaranya gitu-gitu aja alias 'standart'. ternyata kali ini berbada! acara ini dilaksanakan bukan hanya jemaat gereja toraja, tapi seluruh orang toraja yang ada di Sangatta - Bontang, mau yang suku asli toraja, blasteran toraja, numpang jadi orang toraja, rasa memiliki orang toraja, pacarnya orang toraja, make baju toraja pokoknya berbau toraja atau bukan oran...

Marendeng Marampa'

l Salu Sa'dan, Toraja   Marendeng marampa’kadadianku Dio padang di gente’toraya,lebukan Sulawesi melombok,membuntu,mentanetena nakabu’uma sia pa’lak,nasakkai salu sa’dan Kami sang torayan,umba-umba padang ki olai maparri’masussa kirampoi tang kipoma banda penawa iamo passanan tengkoki, umpasundung rongko’ki. Artinya seperti ini:   Damai (dan) beruntung kelahiranku, Di negeri yang dinamakan Toraja,  Pulau Sulawesi    Yang bergunung, yang berlembah, yang berbukit-bukit, Diliputi sawah dan kebun, disejukkan oleh Sungai Sa’dan. Kami semua orang Toraja,Ke negeri manapun kami pergi, tetap kami ingat dalam hati. meski susah derita   kami jumpa,  kami tidak berkeberatan hati Itulah kewajiban kami  menyempurnakan kejayaan kami.